apakah ada korelasi antara belajar, berdo'a/berdzikir, dan pembinaan akhlak/perilaku individu, dalam mencapai kesuksesan hidup?
jika ada, mengapa hanya sekolah2 swasta berbasic agama saja yang banyak mempraktekkan perpaduan ketiga unsur tersebut? apakah sekolah dengan status negeri tidak boleh merutinkan kegiatan dzikir? apakah tidak boleh juga menjadikan kegiatan tersebut untuk membina moral/akhlak/perilaku individu yang bersangkutan??
bingung saya.......
arah pendidikan kita hanya mengutamakan kualitas kognitif saja. afektif sungguh minim, seolah pelengkap saja. sekarang kualitas kognitif malah dikatrol secara nasional.
dampaknya??
negara dan bangsa ini semakin sakit....