anak tersebut mengusulkan adanya kegiatan keagamaan berupa pengajian/zikir bersama untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
tidak ada seorang pun yang memberi dia masukan kenapa harus mempunyai ide seperti itu, yang jelas saya sangat salut atas adanya kejadian itu. seorang anak yang umurnya masih cukup muda, masih usia sekolah, namun sudah punya kepedulian untuk pendekatan diri kepada Yang Maha Mencipta. sungguh menggembirakan kondisi semacam ini.
tapi sayang sungguh sayang, ide mulia tersebut terbentur dengan sebuah kondisi. tidak disetujui.
berbagai macam alasan disampaikan kepada anak tersebut, intinya tidak setuju.
pupuslah harapan anak tersebut beserta seluruh ide2 mulianya..
yang saya khawatirkan adalah hilangnya semangat untuk mengajak pribadinya berbuat baik, dan mengajak teman2 berbuat baik. karena sebenarnya, mengajak berbuat tidak baik itu jauh lebih mudah daripada mengajak berbuat baik. melaksanakannya juga demikian, mudah banget berbuat yang tidak baik. susah banget berbuat baik.
sebenarnya apa yang diinginkan sebenarnya?? apakah kalo anak2 berfoya2 berpesta pora dan berhura2 itu lebih bermanfaat? apakah sungguh2 moral itu telah dikesampingkan?
aku tak bisa berkata apa2 semalam, selain pasrah...
jangan salahkan aku kalo aku telah pasrah, karena Yang Maha Kuasa yang akan menilai dan menimbang, apakah anda layak mendapat pengampunanNYA, ujianNYA, hidayahNYA, cobaanNYA, ataukah BALA'nya....
ada hak prerogatif dari Yang Maha Kuasa untuk semua makhluk yang diciptakanNYA.
jadi trima sajalah, belajarlah untuk berkata : PA'ORA LAH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar